What Is You Looking For?


Breaking News

Selasa, 17 Januari 2017

PENJELASAN DASAR MODEL INTERNETWORKING & OSI LAYER



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang Model Internetworking atau bisa dibilang OSI LAYER.. Penasaran??
Scroll down..

1. PENGERTIAN 


Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).

2. LATAR BELAKANG 

Semua Orang yang Memasuki bidang networking harus mengetahui tentang OSI LAYER karena dengan ini kita bisa tahu masalahnya ataupun solusinya,..

3. MAKSUD DAN TUJUAN 

Agar kita bisa mengetahui lebih jelas tentang OSI LAYER ..

4. ALAT DAN BAHAN 


Cukup Membacanya dan memahaminya..

5. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN 

Seberapa Lama anda memahaminya

6. TAHAP PELAKSANAAN   

BACA JUGA : 7 OSI LAYER

Model Internetworking

       Pada saat network baru muncul, kebanyakan komputer hanya dapat berkomunikasi dengan komputer yang dibuat oleh perusahaan yang sama. Sebagai contoh, perusahaan harus menggunakan seluruh solusi dari DECnet atau seluruh solusi dari IBM, tapi tidak bisa kedua-duanya. Pada akhir tahun 1970, International Organization for Standarization (ISO) membuat model referensi Open System Interconnection (OSI) sebagai solusi untuk mengatasi masalah kompatibilitas ini. Model OSI dimaksudkan untuk membantu para vendor (vendor disini adalah perusahaan pembuat perangkat keras atau pembuat perangkat lunak) agar bisa membuat alat-alat dan perangkat lunak yang bisa saling kerja sama, dalm bentuk protokol-protokol sehingga network dengan vendor yang berbeda bisa saling bekerja sama.

       Sama seperti perdamaian dunia, yang mungkin tidak akan pernah berhasil tercapai dengan sempurna, tetapi tetap merupakan sebuah tujuan mulia. Model OSI adalah model atau acuan arsitektural utama untuk network yang mendeskripsikan bagaimana data dan informasi network dikomunikasikan dari sebuah aplikasi di komputer kesebuah aplikasi di komputer lain melalui media seperti kabel. Model OSI melakukan ini semua dengan menggunakan pendekatan layer. 12 Pada bagian berikutnya, saya akan menjelaskan konsep pendekatan layer ini dan bagaimana kita menggunakan pendekatan ini untuk memecahkan permasalahan pada Internetwork.

Pendekatan Layer (Berlapis) 

       Model referensi adalah suatu konsep cetak-biru dari bagaimana seharusnya komunikasi berlangsung. Model ini menjelaskan semua proses yang diperlukan oleh komunikasi yang efektif. Model ini juga membagi proses- proses tersebut menjadi kelompok logis yang bernama layer. Sebuah sistem komunikasi yang dibuat mengikuti konsep ini dinamakan sebagai arsitektur layer.

Keuntungan dari Model Referensi

      Model OSI bersifat hierarkis dan memiliki keuntungan dan keunggulan seperti model layer yang lain. Tujuan utama semua model tersebut, terutama OSI model, adalah untuk memungkinkan bisa saling bekerja samanya denagn jaringan-jaringan yang menggunakan alat-alat dari vendor yang berbeda. Beberapa keunggulan menggunakan layer OSI antara lain: Memungkinkan para vendor membuat alat-alat network yang standar. Memungkinkan bermacam-macam perangkat keras dan perangkat lunak untuk bisa saling berkomunikasi. Mencegah perubahan di satu layer mempengaruhi layer lainnya sehingga permasalahan seperti ini tidak menghambat masalah development.

Model Referensi OSI 
       

        Salah satu fungsi terpenting dari spesifikasi OSI adalah membantu terjadinya transfer data antar host yang berbeda. Sebagai contoh, model OSI adalah membantu terjadinya transfer data diantara komputer yang menggunakan Unix dan PC atu Mac. OSI bukanlah suatu model yang berbentuk fisik melainkan sebuah panduan bagi pembuat aplikasi agar bisa membuat dan mengimplementasikan aplikasi yang bisa berjalan di jaringan. OSI juga menyediakan sebuah kerangka kerja untuk menciptakan dan mengimplemantasikan standar-standar networking peralatan, dan skema internetworking. OSI terdiri atas tujuh layer (lapisan) yang terbagi menjadi dua grup. Tiga layer teratas mendefenisikan bagaiman aplikasi-aplikasi berkomunikasi satu sama lain dan bagaimana aplikasi berkomunikasi dengan user. Empat layer dibawahnya mendefenisikan bagaimana data dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain.  Perlu diingat bahwa upper layer 13 sama sekali tidak mengetahui masalah network atau pengalamatan network karena masalah ini ditangani oleh lower layer. Menyediakan user interface Menyajikan data. Menangani pemrosesan Menjaga agar data dari masing-masing aplikasi tetap terpisah Network management station (NMS) Server web dan aplikasi Gateways (bukan default gateway) Host network Pada dasarnya ISO bisa dianalogikan seperti Emily Post-nya dunia protokol network. (Emily Post adalah tokoh abad 19 yang merumuskan standar-standar etika hubungan sosial di Amerika). Seperti Emily Posst yang menulis buku yang menetapkan standar atau protokol untuk interaksi sosial manusia, ISO membuat referensi model OSI sebagi panduan untuk protokol network yang bersifat terbuka. Mendefenisikan tata cara dari model komunikasi, dewasa ini OSI tetap menjadi alat pembanding yang paling populer untuk protokol-protokol network. Melakukan perbaikan kesalahan sebelum pengiriman 14 Menyediakan baik metode pengiriman yang dapat diandalkan maupun tidak. Menyediakan pengalamatan secara logikal, yang digunakan oleh router untuk menentukan rute Menggabungkan paket menjadi byte dan byte menjadi frame Menyediakan akses ke media menggunakan alamat MAC Melakukan pendeteksian kesalahan, bukan pembetulan Memindahkan bit antar alat Menspesifikasikan tegangan (volt), kecepatan kabel (wire speed), dan susunan pin dalam kabel Gambar 1.3 Lower layers Model referensi OSI terdiri dari tujuh layer, yaitu: Layer Application Layer Presentation Layer Session Layer Transport Layer Network Layer Data Link Layer Physical Gambar 1.4 memperlihatkan fungsi dari tiap layer pada model OSI. Dengan pengetahuan ini anda telah siap menjelajahi lebih jauh lagi fungsifungsi tiap layer secara detail. File, cetak (print), message, database, dan layanan aplikasi Enkripsi data, kompresi dan layanan penterjemah Dialog control Koneksi ujung ke ujung (end-to-end) Routing Grouping data secara logikal (framing) Topologi fisik Gambar 1.4 Fungsi layer Layer Application

Layer Aplication 

       pada model OSI merupakan tempat dimana user atau pengguna berinteraksi dengan komputer. Layer ini sebenarnya hanya 15 berperan ketika dibutuhkan akses ke network. Sebagai contoh Internet Explorer. Anda bisa membuang semua komponen networking dari sistem seperti TCP/IP, kartu NIC, dan sebagainya. Anda masih tetap bisa menggunakan Internet Explorer (IE) untuk melihat dokumen lokal HTML, tidak ada masalah. Tapi semuanya akan berubah menjadi kacau ketika anda mencoba sesuatu yang lain seperti melihat dokumen HTML yang harus di ambil dengan HTTP atau mengambil file dengan FTP. Hal ini terjadi karena IE harus memberikan umpan balik terhadap permintaan tersebut dengan mencoba mengakses layar aplication. Yang sebenarnya terjadi disini adalah layer apllication bertindak sebagai interface antar program aplikasi sebenarnya, dimana program aplikasi itu sendiri tidak termasuk ke dalam struktur layer, dengan layer berikut di bawahnya. Ini dilakukan dengan menyediakan beberapa cara bagi aplikasi tersebut untuk mengirimkan informasi ke layer bawah melalui susunan protokol tersebut. Dengan kata lain , IE tidaklah berada pada layer application, tapi IE berfungsi sebagai interface dengan protokol layer application, tapi IE berfungsi sebagi interface dengan protokol layer application ketika IE membutuhkan sumber daya remote. Selain itu, layer application juga bertanggung jawab untuk mengidentifikasikan dan memastikan keberadaan partner komunikasi yang di tuju serta menentukan apakah sumber daya komunikasi yang dituju cukup tersedia. Tugas ini sangatlah penting karena komunikasi komputer terkadang membutuhkan lebih dari sumber daya sebuah sebuah PC. Seringkali layer application menggabungkan komponen komunikasi yang berasal dari beberapa applikasi network. Sebagai contoh yang sering digunakan adalah file transfer dan email seperti halnya juga remote access, aktivitas manajemen network, proses client/server dan information location. Banyak aplikasi network menyediakan layanan komunikasi melalui network skala besar, akan tetapi untuk saat ini dan Internetworking di masa mendatang, kebutuhannya telah berkembang begitu pesat dan akan segera mencapai titik akhir dari kemampuan network sekarang. Saat ini pertukaran transaksi dan informasi di antara perusahaan sudah berkembang dan membutuhkan layanan aplikasi internetworking seperti berikut:

World Wide Web (WWW) 

      Menghubungkan server-server dalam jumlah begitu banyak, hampir tidak terhitung (dan dari hari ke hari selalu bertambah) dengan format data yang berbeda-beda. Kebanyakan adalah multimedia dan bisa mencakup gambar, teks, video, dan suara. Baik IE maupun Netscape Navigator bisa digunakan untuk mengakses dan melihat website.

Email gateway 

      Layanan serbaguna ini bisa menggunakan Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) atau standar X.400 untukmengirim pesan antar aplikasi email yang berbeda.

Electonic data Interchange (EDI ) 

      Gabungan dari standar-standar dan proses-proses khusus yang menyediakan aliran data atau accounting, 16 pengiriman / penerimaan, serta pelacakan order atau inventori antar perusahaan.

Special interest bulletin board 

     Mencakup banyak tempat chat di Internet dimana orang bisa bertemu dan berkomunikasi dan mengirimkan pesan atau mengadakan percakapan secara interaktif. Juga dipakai untuk sharing perangkat lunak public domain.

Utiliti navigasi Internet 

     Mencakup aplikasi-aplikasi seperti Gopher dan WAIS serta aplikasi mesin pencari (search engine) seperti Google dan Yahoo!, yang membantu pengguna pencari informasi yang mereka butuhkan di Internet.

Layanan transaksi finansial

      Menargetkan komunitas finansial. Layanan ini mengumpulkan dan menjual informasi-informasi yang berkenaan dengan masalah investasi, market trading, komoditas, nilai tukar mata uang, dan data perkreditan kepada pelanggannya.

Layer Persentation 

      Fungsi dari layer ini sesuai dengan namanya, menyajikan data ke layer application dan bertanggung jawab pada penerjemahan data dan format kode (program). Layer ini pada dasarnya adalah penerjemah dan melakukan fungsi pengkodean dan konversi. Teknik transfer data yang berhasil adalah dengan mengadaptasi data tersebut kedalam format yang standar sebelum dikirimkan. Komputer dikonfigurasikan untuk menerima format data yang standar atau generik ini untuk kemudian diubah kembali kebentuk aslinya untuk dibaca oleh aplikasi bersangkutan (contohnya, EBCDIC ke ASCII). Dengan menyediakan layanan penterjemahan, layer Presentation memastikan agar data yang berasal dari layer application di satu komputer dapat dibaca oleh layer application di komputer lain. OSI memiliki standar protokol yang mendefensikan bagaimana format data yang standar. Tugas-tugas seperti kompresi, dekompresi, enkripsi, dan deskripsi data, berhubungan dengan layer ini. Beberapa standar layer Presentation juga mencakup operasi multimedia. Standar-standar berikut digunakan untuk mengatur presentasi grafis dan visual image:

PICT 

Sebuah format gambar yang digunakan program Macintosh untuk melakukan transfer grafik QuickDraw.

TIFF 

Tagged Image File Format, sebuah format grafis standar untuk image bitmap resolusi tinggi.

JPEG 

Standar foto yang dibuat oleh Joint Photographic Experts Group. Standar lain mengatur film dan suara

Midi ( Musical Instrument Digital Interface ) 

kadang disebut Musical Instrument Device Interface), digunakan untuk membuat musik digital.

MPEG 

Standar Motion Picture Experts Group yang semakin populeruntuk kompresi dan coding video bergeraj untuk CD. Ia menyediakan penyimpanan digital dan kecepatan bit sampai 1,5 Mbps.

QuickTime

Digunakan oleh program Macintosh; mengelola aplikasi-aplikasi audio dan video.

RTF ( Rich Text Format ), 

sebuah file format yang memungkinkan kita melakukan pertukaran file text antar program pengolah kata (word processor) yang berbeda, bahkan antar sistem operasi yang berbeda.

Layer Session Layer 

      session bertanggung jawab untuk membentuk, mengelola, dan kemudian memutuskan session-session antar layer-layer Presentation. Layer session juga menyediakan control dialog antar peralatan atau titik jaringan (node). Dia melakukan koordinasi komunikasi antar sistem-sistem dan mengorganisasi komunikasinya denagn menawarkan tiga mode berikut: simplex, half-duplex, dan full-duplex. Kesimpulannya, layer session pada dasarnya menjaga terpisahnya data dari aplikasi yang satu dengan data dari aplikasi yang lain. Berikut ini beberapa contoh protokol dan Interface layer session:

Network File System (NFS)

dibuat oleh Sun Microsystem dan digunakan dengan TCP/IP dan workstation UNIX untuk akses yang transparan ke sumber daya remote.

Structured Query Language (SQL) 

dibuat oleh IBM untuk menyediakan kepada pengguna sebuah cara yang lebih mudah untuk mendefenisikan kebutuhan informasinya pada sistem lokal dan remote.

Remote Procedure Call (RPC) 

sebuah utiliti atau tool untuk client- server yang digunakan digunakan untuk lingkungan layanan yang berbeda-beda. Prosedurnya dibuat dibuat di sisi client dan dijalankan di sisi server.

X Windows

digunakan secara luas oleh terminal-terminal pintar untuk berkomunikasi dengan komputer UNIX yang remote, memungkinkan mereka bekerja seakan-akan mereka adalah monitor yang terpasang lokal di komputer tersebut.

AppleTalk Session Protocol (ASP)

Mekanisme client/server yang lain, yang membuat dan menjaga session antar client dan server AppleTalk

Digital Network Architecture Session Control Protocol (DNA SCP) 

sebuah protokol layer Session dari DECnet.

Layer Transport 

      Layer Transport melakukan segmentasi dan menyatukan kembali data yang tersegmentasi tadi menjadi sebuah arus data. Layanan-layanan yang terdapat di layer Transport melakukan baik segmentasi maupun penyatuan kembali data yang tersegmentasi tersebut (reassembling), dari aplikasi-aplikasi upperlayer dan menggabungkannya ke dalam arus data yang sama. Layananlayanan ini menyediakan transportasi data dari ujung ke ujung, dan dapat membuat sebuah koneksi logical antara host pengirim dan host tujuan pada sebuah internetwork. TCP dan UDP keduanya bekerja pada di layer Transport, dimana TCP adalah layanan yang dapat diandalkan (reliable), sedangkan UDP tidak. Ini berarti pembuat aplikasi memiliki lebih banyak pilihan, karena mereka bisa memilih antara kedua protokol tersebut ketika bekerja dengan protokol- protokol TCP/IP. Layer Transport bertanggung jawab untuk menyediakan mekanisme untuk multiplexing (multiplexing adalah teknik untuk mengirimkan atau menerima beberapa jenis data yang berbeda sekaligus pada saat bersamaan melalui satu media network saja) metode aplikasi-aplikasi upper-layer, membuat session, dan memutuskan rangkaian virtual (virtual circuit, artinya koneksi atau hubungan terbentuk diantara dua buah host di jaringan, setelah melalui sebuah mekanisme yang disebut three-way handshake yang akan dijelaskan kemudian). Ia juga menyembunyikan detail-detail dari informasi yang bergantung pada jaringan, menyembunyikannya dari layer yang lebih tinggi, dengan cara menyediakan transfer data yang transparan.

7. HASIL DAN KESIMPULAN
 

Dengan membacanya dan memahaminya anda bisa mengerti tentang Model OSI ,mungkin beberapa orang tidak bisa memahaminya,jika belum mengerti anda bisa membacanya Artikel nya DISINI ==> 7 OSI LAYER

8. REFERENSI

merancang_bangun_dan_menganalisa_wide_area_network.pdf


Read more ...

Selasa, 10 Januari 2017

ADMINISTRASI SERVER

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Pada Kesempatan kali ini saya akan berbagi materi sekolahan lagi yaitu tentang Administrasi Server..
Penasaran ?? Scroll Down



1. PENGERTIAN 




  
Peladen (bahasa Inggris: server) merupakan sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Peladen didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar,dan juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan. Peladen juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya contoh sepertihalnya berkas atau pencetak, dan memberikan akses kepada stasiun kerja anggota jaringan.
 
2. LATAR BELAKANG 


Karena administrasi server sangatlah susah ,butuh tanggung jawab yang besar karena jika salah sedikit maka kita bisa saja dikeluarkan karena tidak bertanggung jawab.. 

3. MAKSUD DAN TUJUAN 


Agar kita bisa tahu apa yang harus dilakukan seorang SysAdmin .

4. ALAT DAN BAHAN 



Cukup membacanya dan memahaminya

5. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
 

Seberapa lama anda memahaminya

6. MATERI

Dalam suatu administrasi server pada jaringan terdapat beberapa macam layanan atau service yang telah disediakan server menggunakan arsitektur client / server contohnya seperti berikut :

1.DNS
DNS (Domain Name System) adalah aplikasi pelayanan di internet untuk menerjemahkan nama – nama host (hostnames) menjadi alamat IP dan juga sebaliknya menerjemahkan alamat IP menjadi nama berbentuk teks yang berguna untuk memudahkan nama tersebut diingat oleh pengguna internet

Struktur DNS
Domain Name System merupakan hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama, domain ditentukan berdasarkan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut level yang terdiri dari :

1. Root-Level Domains 
Merupakan level paling atas di hirarki yang di ekspresikan berdasarkan periode dan dilambangkan oleh .”.

2. Top-Level Domains 
Berisi second-level domains dan hosts yaitu :
  • com : organisasi komersial, seperti IBM (ibm.com).
  • edu  : institusi pendidikan, seperti U.C. Berkeley (berkeley.edu).
  • org  : organisasi non profit, Electronic Frontier Foundation (eff.org).
  • net  : organisasi networking, NSFNET (nsf.net).
  • gov : organisasi pemerintah non militer, NASA (nasa.gov).
  • mil  : organisasi pemerintah militer, ARMY (army.mil).
  • xx  : kode negara (id:Indonesia,au:Australia)
3. Second-Level Domains
Berisi domain lain yang disebut subdomain.
Contoh : unsri.ac.id
Second-Level Domains unsri.ac.id bisa mempunyai host www.unsri.ac.id

4. Third-Level Domains
Berisi domain lain yang merupakan subdomain dari second level domain diatasnya.
Contoh : ilkom.unsri.ac.id
Subdomain ilkom.unsri.ac.id juga mempunyai host www.ilkom.unsri.ac.id

5.Host Name
Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap komputer. Contohnya, jika terdapat www.unsri.ac.id, www adalah hostname dan unsri.ac.id adalah domain name.

DNS Zone
Terdapat dua bentuk Pemetaan DNS Zone, yaitu:
  • Forward Lookup Zone  : Melakukan pemetaan dari nama menuju IP address
  • Reverse Lookup Zone  : Melakukan pemetaan dari IP address menuju nama

3. PROXY SERVER
Proxy Server adalah teknik standar utuk akses internet secara bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus dalam sebuah local area network (LAN) melalui sebuah modem atau sebuah salauran komunikasi. Secara sederhana, proxy adalah seseorang atau lembaga yang bertindak atas nama dari orang lain/lembaga/negara lain.

Proxy server bekerja dengan menjembatani komputer ke Internet. proxy server tersebutlah yang menghubungkan server ke server lain di internet.

4. DHCP
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah suatu layanan yang secara otomatis memberikan alamat IP kepada komputer yang meminta ke DHCP Server. atau Layanan yang memberikan IP secara otomatis ke semua client.

5. WEB SERVER
Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari client yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Atau bisa diartikan Web Server adalah Sistem yang menberikan layanan web dan HTML sehingga client bisa mengakses halaman website.

6. FTP SERVER
FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client.

7. MAIL SERVER
Mail server adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa FTP.

8. NTP SERVER (Network Time Protocol)
NTP Server adalah Server yang sistem waktunya disindromkan (secara bersamaan) terhadap sumber waktu yang akurat dan mentransmisikan paket informasi waktu kepada komputer lain.

9. Game server
Game server adalah tempat dimana kita bermain game secara online. Game server adalah suatu wadah bagi permainan online untuk menitipkan data permainan di suatu tempat yang besar. Kita harus memaintance game server setiap 1 minggu sekali. Hal ini berguna untuk progam yang di dalamnya bejalan dengan lancar.

10. DATABASE SERVER
Database Server adalah layanan penyimpanan database. Dalam server database tersebut, bisa berisi ratusan ataupun ribuan database dari banyak user. Biasanya database tersebut dikelompokkan atau disimpan per user yang memakai layanan database tersebut. Agar tidak terjadinya pencurian data.

7. HASIL DAN KESIMPULAN
 

Dengan ini bisa kita ambil hasilnya dan kesimpulannya ,jadi dalam administrasi server butuh pengetahuan tentang administrasi server

8. REFERENSI

http://mata-cyber.blogspot.co.id/2014/08/administrasi-server-pada-jaringan-komputer.html

Terimakasih Telah Berkunjung ke AMNA-BLOG

Read more ...

DASAR INTERNETWORKING DAN SPESIFIKASI MODEL OSI

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Pada kesempatan kali ini Saya akan berbagi tentang materi pelajaran di sekolah tentang Rancang Bangun Dan Analisa WAN...
Penasaran?? Scroll Down..



1. PENGERTIAN 




Jaringan komputer (jaringan) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.


2. LATAR BELAKANG 




Karena Sebelum kita tahu lebih lanjut kita harus mengetahuinya dari dasar,karena jika kita tidak tahu Dasarnya saja maka sama saja kita melompat nah jika kita melompat kita akan makin tidak mengerti untuk materi selanjutnya

3. MAKSUD DAN TUJUAN 



Maksud dan tujuan kita sama seperti latar belakang diatas..

4. ALAT DAN BAHAN 


Cukup Membacanya karena ini hanya materi.

5. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN 

Seberapa anda Membacanya..

6. MATERI
 
Dasar-dasar Internetworking

Sebelum kita membahas lebih detail mengenai model-model internetworking dan spesifikasi-spesifikasi dari model OSI , anda harus bisa memahami gambaran secara keseluruhan dan belajar menjawab pertanyaan Mengapa begitu penting mempelajari Teknologi Internetworking ? .
Networking telah tumbuh secara eksponensial dalam 15 tahun terakhir dan mengalami perubahan yang begitu pesat mulai dari kebutuhan pengguna yang mendasar seperti berbagi data dan printer, sampai kebutuhan yang lebih tinggi seperti video conference. Pada jaringan lokal dengan jumlah komputer sedikit tidaklah menjadi persoalan. Tantangannya adalah bagaimana menghubungkan antar jaringan saling terkait sehingga semua pengguna dapat menggunakan sumber daya yang ada di jaringan besar yang merupakan gabungan dari beberapa jaringan tersebut.
Kondisi lainnya adalah ketika anda harus membagi sebuah network yang besar menjadi network-network yang lebih kecil karena unjuk kerja (performance) network yang lambat. Sebuah network yang besar cenderung akan melambat akibat lalu lintas data yang terlalu padat sehingga terjadi apa yang dinamakan congestion atau kemacetan (bisa anda analogikan mobil yang banyak dengan jalan sempit). Membagi sebuah network yang besar menjadi network-network yang lebih kecil dinamakan network segmentation yang bisa dilakukan dengan menggunakan router, switch, dan bridge.

Kemungkinan penyebab dari congestion di lalu lintas jaringan adalah:
  • Terlalu banyak host (host artinya peralatan-peralatan yang terhubung ke jaringan yang bisa mengirimkan dan menerima informasi bisa berupa komputer, workstation, server, printer dan lain-lain) di dalam sebuah broadcast domain
  • Broadcast storm (badai broardcast)
  • Multicasting
  • Bandwith yang kecil

Router digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih network dan bertugas sebagai perantara dalam menyampaikan data antar-network. Secara default, router berfungsi membagi atau memecah sebuah broadcast domain. Broadcast domain adalah kumpulan dari peralatan-peralatan di sebuah segmen network yang menerima semua paket broadcast yang dikirim oleh peralatan-peralatan di dalam segmen tersebut. Setiap peralatan dalam network harus membaca dan memproses data dari broadcast tersebut. Hal ini terjadi kecuali anda mempunyai sebuah router. Ketika interface dari router menerima paket broadcast, ia akan mengatakan Tidak, terima kasih. Dan mengabaikan broadcast tersebut tanpa meneruskan ke network yang lain. Walaupun secara default router dikenal sebagai alat untuk memisahkan broadcast domain, router sebenarnya juga memisahkan collision domain (collision adalah kondisi dimana terjadi tabrakan antar data karena data-data tersebut berada pada waktu dan tempat yang sama pada sebuah kabel jaringan).

Dua keuntungan menggunakan router dalam jaringan anda adalah:
  • Router secara default tidak meneruskan paket broadcast.
  • Router bisa menyaring network dengan menggunakan informasi pada
  • layer 3 (Network layer) seperti alamat IP.

Berbeda dengan router, switch tidak digunakan untuk menghubungkan antar network tapi digunakan untuk memaksimalkan jaringan LAN. Tugas utama dari switch adalah membuat LAN bekerja dengan lebih baik dengan mengoptimalkan untuk kerja (performance), menyediakan lebih banyak bandwith untuk pengguna LAN. Tidak seperti router, switch tidak meneruskan paket ke jaringan lain. Switch hanya menghubung-hubungkan frame dari satu port ke port lainnya di jaringan dimana dia berada.
Secara default, switch memisahkan collision domain. Istilah collision domain adalah istilah di dalam Ethernet yang menggambarkan sebuah kondisi network dimana sebuah peralatan mengirimkan paket pada sebuah segmen network, kemudian memaksa peralatan lain di segmen tersebut untuk memperhatikan paketnya. Pada saat bersamaan, peralatan yang berbeda mencoba untuk mengirimkan paket yang lain, yang mengakibatkan terjadinya collision (tabrakan). Paket yang dikirim menjadi rusak, akibatnya semua peralatan harus melakukan pengiriman ulang paket. Sebuah kondisi yang sangat tidak efesien. Situasi ini bisa terjadi pada jaringan yang menggunakan hub di mana setiap segmen terhubung ke sebuah hub yang dikatakan merepresentasikan hanya satu collision domain dan satu broadcast domain. Berbeda dengan hub, setiap port pada switch merepresentasikan collision domain-nya masing-masing.

Switch memisahkan collision domain tetapi tetap dengan 1 broadcast domain. Berbeda dengan switch, router memisahkan broadcast domain pada setiap interface-nya.

Banyak yang mencampuradukkan istilah bridge dengan switch. Bridge maupun switch pada dasarnya melakukan hal yang sama yaitu memisahkan collision domain pada LAN. Bridge pada umumnya hanya mempunyai dua atau empat port, sedangkan switch mempunyai 16 port bahkan sampai ratusan port. Sehingga switch disebut juga multiport bridge.

Anda bisa menggunakan bridge dalam sebuah network untuk mengurangi collision pada broadcast domain dan menambah jumlah collision domain pada jaringan anda, yang otomatis akan menambah bandwith untuk para pengguna.

Gambar 1.1 memperlihatkan kepada anda apa yang terjadi ketika semua peralatan ini dihubungkan ke dalam suatu internetwork. Ingat bahwa router tidak hanya memisahkan broadcast domain pada setiap interface LAN-nya tapi juga memisahkan collision domain.
Perhatikan bahwa router ditempatkan di tengah-tengah pada Gambar
  • dan menghubungkan semua network yang ada? Saya menggambarkan begitu karena peralatan karena peralatan yang lebih tua yaitu bridge dan hub juga digunakan. Ketika kita hanya menggunakan switch di dalam lingkungan LAN, semuanya akan berubah. Switch akan ditempatkan di tengah-tengah network dan router hanya digunakan untuk menghubungkan network logic. Jika saya mengimplentasikan jaringan seperti ini, saya akan membuat Virtual LAN (VLAN). Teori VLAN akan dibahas kemudian.

Kini, perhatikan bagian atas gambar 1.1, anda akan menyadari bahwa bridge digunakan untuk menghubungkan hub ke router. Walaupun bridge memisahkan collision domain tapi setiap peralatan yang terhubung pada kedua hub tetap berada pada broadcast domain yang sama. Selain itu, bridge juga hanya memisahkan dua collision domain, jadi setiap alat yang terkoneksi pada hub yang sama akan mempunyai collision domain yang sama pula. Tentu saja cara kerja ini kurang bagus tapi masih jauh lebih baik dari pada hanya mempunyai 1 collision domain untuk semua peralatan yang terhubung pada kedua hub.

Perhatikan lagi pada bagian bawah Gambar 1.1, terdapat dua hub yang terhubung dengan sebuah hub lain sebelum terhubung ke router. Ini menciptakan collision domain dan broadcast domain yang sangat besar. Dari sini terlihat jelas bahwa bridge berfungsi lebih baik dari pada hub.
 
7. HASIL DAN KESIMPULAN
 

Dengan Ini Kita bisa mengetahui hal-hal dari dasar nya karena dalam materi ini kita perlu memahaminya  
8. REFERENSI
 https://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer

Terimakasih Telah Berkunjung..
  Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Read more ...
Designed By Published.. AMNA-BLOG